Liputan6.com, Jakarta - Banyak hal yang disuguhkan Nahdlatul Ulama untuk menyambut momentum 1 Abad NU, di antaranya Qasidah Nahdliyah.Qasidah Nahdliyah adalah senandung lagu yang di dalamnya mengandung makna sejarah dan harapan 100 tahun NU. Penulis lirik, KH Afifuddin Muhajir mengawali qasidah dengan optimisme NU sebagai organisasi yang membangkitkan tekad dengan tetap menjaga kemuliaan Islam
KH Ahmad Mustofa Bisri. SubhãnaLlãh, Allãhu Akbar. Maha Suci Allah, Maha Besar. Khidmah Jam'iyah Nahdlatul Ulama. Telah mencapai seabad lamanya. Sudah seabad sejak kebangkitannya. Ulama bersama pengikut-pengikutnya. Istiqamah dan setia. Jaga Akidah dan sunnah RasulNya.PBNU) Liputan6.com, Jakarta - Nahdlatul Ulama (NU) memasuki usia 100 tahun pada 16 Rajab 1444 H bertepatan dengan 7 Februari 2023. Selama 1 abad, NU telah banyak berkiprah di Tanah Air, terutama di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi. NU didirikan di Surabaya, Jawa Timur pada 16 Rajab 1344 H yang bertepatan dengan 31 Januari 1926.Nahdlatul Ulama adalah organisasi keagamaan Islam Indonesia didirikan oleh Hasyim Asy'ari, kepala Pondok Pesantren Tebuireng dari Jombang, Jawa Timur. NU memiliki anggota berkisar dari 40 juta hingga lebih dari 95 juta pada Tahun yang menjadikannya sebagai organisasi Islam terbesar di dunia. NU juga merupakan badan amal yang mengelola pondok pesantren, sekolah, perguruan tinggi, dan rumah .